Peraturan sekolah-ku, melanggar sunnah bag-2 tamat Orang yang berpegangan kepada sunahku pada saat umatku dilanda kerusakan maka pahalanya seperti seorang syahid.
HR. Ath-Thabrani
ehm...
sedikit intro...
apa
sih makna sunnah itu? Apa sebuah amalan yang jiga di kerjakan mendapat
pahalah dan jika tidak dikerjakan tidak mendapat dosa? Sebenarnya
itilah itu muncul dari mana? Kok sunnah di artikan seperti itu? tampak
tidak adil bukan?
sebaiknya baca tentang penjelasan makna sunnah di sini aja
Tampak
lebih adil klo kita baca dulu tentang arti kata sunnah... Bukan
menganggap semua yang disampaikan oleh rasul yang cuman tertulis di
al-hadits itu cuman amalan tamnbaha dan yang tertulis di Al-Qur'an itu
wajib... Kan tidak seperti itu? Lagian tuntunan gerakan-gerakan sholat
terdapat pada Al-Hadits bener ga? Bukan berarti gerakan sholat itu ga
dikerjakan ga dosa dan klo dikerjakan mendapat pahala,, bener ga??
------------------------------------------------------------------
Balik lagi kepermasalahan sekolah-ku yang melanggar sunnah...
cuplikan posting sebelumnya....
.......datang lah hari dimana para wakasek datang setelah dinas beberapa hari...
Si ibu Kepsek berkata : Dho katanya mau ngomong ya? Ada masalah apa Dho?
BERSAMBUNG......
------------------------------------------------------------------
di sambung nich....
setelah
beberapa hari saya dan ibu wail kepsek... maaf postingan sebelunya saya
lupa tulis "wakil" sebelum menulis kepsek... yuk kita lanjutkan
postingannya... :)
Jadi begini waktu yang tepat dan hari yang
luwang pun kami dapatkan untuk mengobrolkan masalah peraturan sekolah
yang saya ga bisa terima...
Kira-kira begini kronologinya...
Bu wakepsek : dho katanya mau ngobrol ya? Serkarang aja dho. (pas saya baru pulang sekolah nglewat ruang guru..)
Si sayah : ooohh iya bu.. saya bayaran dulu (biasa rajian bayaran SPP)
Bu wakepsek : oya.. ibu tunggu,, ita bicara di lobby..
Si sayah : iya bu ntar klo dah beres saya kesana.. :)
...ceritanya udah selesai bayaran nich...si sayah langsung menemui si ibu...
Bu wakepsek : sini dho duduk,, emang ada apa?mau ngomongin apa dho?
Si sayah : begini bu... saya mau menyampaikan aspirasi saya tentang ketidak adilan teraturan sekolah yang baru...
Bu wakepsek : tentang peraturan yang mana dho?
Si
sayah : ini bu point-point yang ga saya setujui udah saya garis-garis
bu..Khususnya saya ga setuju dengan peraturan yang ga memperbolehkan
para siswa untuk memelihara janggut dan saya memberi referensi sebegai berikut..
Bu wakepsek : oya ibu baca dulu dan akan mempertimbangkan dulu,,....
Si
sayah : dan saya ga akan memngumpulkan perjanjian ini sebelum ada
revisi dari sekolah bu,, karena saya ingin untuk sunnah itu tidak di
langgar,, dan saya ingin menyampaikan aspirasi saya sebagai jalan mala
ma'ruf nahi mungkar... semoga ibu bisa memperimbangkan makasi bu
waktunya..
Bu wakepsek : iya, dho.. ibu baca dulu referensi yang kamu kasih ke ibu dho.. dan akan di pertimbangkan dan akan ibu bicarakan..
Si sayah : makasih bu... saya pulang dulu wassalamu'alaikum
Bu wakepsek : iya sama-sama dho...Wa'alaiakumusalam..
[singkat cerita]
sekitar 2 minggu berlalu dan hadirpun waktu dimana ada sebuah upacara di sekolah biasa hari senin...
dan si ibu wakepsek berkata (pas mengisi amanat pembina upacara)
.... ga akan ada perubahan peraturan....
wahh???:o ... otomatis saya kaget dan sedih...
dan
di dalam hati saya... jadi ??? pembicaraan saya ga di anggap???masa'
saya harus demo?? biar Allah Subhanahu Wa ta'ala saja yang menjawab
pertanyaan-pertanyaan saya menggunung di hati saya :( ...
Sekian...
Wallahu’alam bisawab
Peraturan sekolah-ku, melanggar sunnah bag-2 tamat
Page generated in 0.0065491199 secondsTOP 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia