DCS Distributed Control System

DCS Distributed Control System Distributed Control System adalah sistem kontrol industri terdistribusi berbasis komputer yang digunakan untuk mengontrol berbagai operasi dalam suatu industri, dimana kontroller disebar atau didistribusikan ke masing-masing plant yang terhubung ke sistem DCS.
Secara garis besar, DCS memiliki tiga komponen utama, yaitu :
1. Operator Station
2. Control Station
3. Sistem Komunikasi
Operator station di ruang kontrol tempat dimana operator dapat mengamati proses yang sedang terjadi dan mengolah data proses yang didapat. Control system terletak di beberapa field, yang bertugas sebagai processing sinyal dari masing-masing field tersebut. Sistem komunikasi DCS merupakan penghubung anatara operator station dan control station, selain itu juga dapat dimanfaatkan untuk interface-interface lain.
Interface yang ada pada DCS yaitu :
- Human Machine interface
- Engineering Interface
- Interface proses
- interface ke system lain

mekanisme pengendali dengan sistem DCS :
Gambar diagram blok Sistem DCS

Dari field ditempatkan transmitter yang berfungsi mengubah besaran proses menjadi besaran elektrik, berupa arus 4-20 mA atau 1-5 V DC yang akan dikirim ke I/O module. Dari I/O modul sinyal analog akan dikonversi menjadi sinyal digital agar sinyal dapat diolah di kontroller, sinyal dari transmitter akan dikirim ke I/O module dan dikirimkan lagi ke controller secara terpusat.

Controller ini berfungsi melakukan perhitungan dan pengolahan data proses, controller ini juga berhubungan dengan unit ICS yang berfungsi sebagai interface antara mesin dengan manusia (operator) dalam hal seperti penganturan set point, data yang telah diolah di controller akan dikirim kembalike I/O module untuk diubah kembali dari sinyal digital ke sinyal analog, sinyal analog ini akan diberikan ke control valve yang berada di field sebagai actuator sistem pengendali proses.


DCS Distributed Control System
Page generated in 0.0057580471 secondsTOP 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia