Adakah Sholat Taubat?

Adakah Sholat Taubat? Sudah sepantasnyalah bagi seorang muslim untuk bersemangat dalam ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan merasa selalu diawasi-Nya serta tidak bermaksiat kepada-Nya. Sehingga, apabila seseorang itu melakukan suatu perbuatan dosa, hendaklah dia segera bertaubat dan kembali kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

Taubat itu tidaklah sekedar diucapkan secara lisan saja tanpa disertai hati yang tulus penu penyesalan dan tanpa upaya untuk beri’tikad baik. Karena taubat itu akan diterima oleh Allah bila telah memenuhi syarat-syaratnya.

Hal ini sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Al Imam An Nawawi rahimahumullah dalam kitabnya Riyadhush Shalihin: “Para ulama mengatakan: Bertaubat dari setiap dosa hukumnya wajib, jika maksiat (dosa) itu antara hamba dengan Allah, yang tidak ada sangkut pautnya dengan hak manusia, maka syaratnya ada tiga:

Petama; hendaknya dia menjauhi maksiat tersebut,
Kedua; hendaknya dia menyesali perbuatan tersebut,
Ketiga; hendaknya dia bertekad untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut selama-lamanya.
Jika hilang salah satu syarat-syarat tersebut di atas, maka tidak sah taubatnya.

Jika maksiat tadi berkaitan dengan manusia, maka syaratnya ada empat. Yaitu ketiga syarat di atas dan ditambah yang keempat; hendaknya dia membebaskan diri (mengembalikan) hak orang tersebut. Jika berupa harta atau sejenisnya, maka dia harus mengembalikannya ….”

Salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alahi Wasallam ketika seseorang melakukan suatu dosa, lalu ia ingin bertaubat adalah sholat sunnah taubat. Dalil dari hal ini adalah sabda beliau Shallallahu ‘Alahi Wasallam dari Asma’ bin Al-Hakam Al-Farazy, dia mendengar Ali bin Abi Thalib berkata, “Saya adalah laki-laki yang apabila aku mendengar hadits dari Rasulullah Shallallahu ‘Alahi Wasallam maka Allah memberikan manfaat kepadaku darinya sesuai dengan kehendak-Nya untuk memberikan manfaat kepadaku dengan hadits tersebut, dan apabila ada seseorang dari sahabat beliau yang memberikan hadits kepadaku, ku minta ia untuk bersumpah. Apabila mau bersumpah maka aku percaya kepadanya. Sesungguhnya telah memberikan hadits kepada saya, Abu Bakar, dan Abu Bakar adalah orang yang jujur, dia berkata, ‘Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alahi Wasallam bersabda, ‘Tidaklah seseorang melakukan suatu dosa, kemudian berdiri dan bersuci lalu sholat, kemudian meminta ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuninya’.”

Kemudian beliau membaca ayat ke-135 dari Surat Ali Imran:

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.“

Takhrij hadits :

Hadits hasan. Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dalam Kitabush Shalah –bab hadits tentang shalat ketika taubat (hadits no.406) dengan lafazh ini, dan dalam Kitabut Tafsir –bab tafsir surat Ali Imran (hadits no.3009). Juga diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Kitabush Shalah –bab istighfar (hadits no. 1521) dan Ibnu Majah secara ringkas tanpa menyebutkan ayat dalam Kitab Iqamatish Shalah (hadits no. 1395), dan juga Ibnu Hibban semisal hadits ini dalam Shahih-nya (2/389-390-Al-Ihsan), dan Ibnu Hajar Al-Atsqalani mengatakan bahwa hadits ini sanadnya baik dalam biografi Asma’ bin Al-Hakam dalam At-Tahdzib, serta dishahihkan oleh Al-Allamah Ahmad Syakir dalam Tahqiq Sunan At-Tirmidzi, dan dihasankan oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi (1/128) serta dihasankan pula oleh muhaqqiq kitab Jami’ul Ushul (4/390) dan muhaqqiq kitab Al-Ihsan (92/390).

NB : Tulisan ini sebagai jawaban atas pertanyaan dari seorang sahabat ana yang ada di Bandung, yang bernama Ahmed Ridho. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kaum muslimin semuanya. Amiin…

Sumber tulisan :

Buku Sifat Shalat-shalat Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alahi Wasallam terbitan Ash-Shaf Media, hal 105-106 dengan sedikit perubahan.

http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/2008/02/29/menggapai-jannatullah-dengan-taubat

---------------------
Sumber : http://hanif019.wordpress.com/2008/09/20/adakah-sholat-taubat/

Adakah Sholat Taubat?
Page generated in 0.0359439850 secondsTOP 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia