Peraturan sekolah-ku, melanggar sunnah!

Peraturan sekolah-ku, melanggar sunnah! Hanya Allah subhanahu wa ta'ala aku kembali, dan pada sunnah Rasullah Nabi Muhammad:saaws: aku berpegang. hadits-hadits yang berisi kata-kata indah yang penuh tuntunan untuk kembali pada-Nya..

salah satu hadits yang sering saya ingat ialah:

"Aku berwasiat kepadamu agar bertakwa kepada Allah 'Azza wajalla, agar mendengar, taat dan patuh meskipun pemimpinmu seorang budak. Barangsiapa hidup panjang umur dari kamu maka dia akan melihat banyak silang-sengketa. Berpeganglah kepada sunnahku dan sunnah-sunnah khulafaur rasyidin yang mendapat petunjuk dan hidayah (sesudahku). Gigitlah kuat-kuat dengan gigi gerahammu. Waspadalah terhadap ciptaan persoalan-persoalan baru. Sesungguhnya tiap bid'ah mengandung kesesatan."

-HR. Tirmidzi-

------------------------------------------------------------------------------------

Sebenarnya saya malu untuk mempublish hal ini dan disisi lain saya ingin mengingatkan kepada SEMUA umat muslim untuk kembali pada sunnah Rasulullah:saaws: dan menjauhi bid'ah.

Awal cerita, saya di sekolah di semester baru alias semester genap kelas XII di beri peraturan baru oleh sekolah untuk di persetujui, dengan menandatangani kertas pernyataan taat pada peraturan sekolah.

Pertama saya melihat, waw bagus nich sekolah, mau membenahi peraturan yang selama ini telah usang karena udah ada pergantian Kepala Sekolah. TAPI,, sayang sangat disayang. Ternyata ada point peraturan yang tidak sesuai sunnah Rasulullah:saaws: . Tiba-tiba saya berubah jadi lemas, peraturan kok melanggar aturan AGAMA?AGAMA yang mayoritas di sekolah kami lagi.. :(

------------------------------------------------------------------------------------

Otomatis,, saya ga mau ngumpulkan itu kertas perjanjian sampai detik ini!
Awalnya, guru keamanan wakilnya wakil kepala sekolah bidang kesiswaan ASGP biasa di kenal di kalangan murid. Pak ASGP ternyata bergerak dengan cepat layaknya kilat... KARENA?? Ya,, karena murid-murid alias teman-teman saya males menandatangani perjanjian itu..

Selama 1 minggu Pak ASGP selalu datang ke kelas-kelas untuk menagih kertas perjanjian yang harus dibubuhi tanda tangan di atas materai Rp. 6000. (lengkap banget :D) . Wauw ini saat-saat berbahaya,, tapi si sayah tetap :cool: -cool, mank kulkas? :lol: -

Otomatis saya kenamarah tuh sama Pak ASGP... cape deh..
ini hari pertama ...

dan hari selalnjutnya...

Ya saya ga mau lah,, di marahin lagi,,,...
waktu dia tanya : mana kertas perjanjian kamu anak muda?? -ga gitu-gitu amat sih,, itu mah kebaek-an.. wkwkwk :lol:-

saya bekata: nanti pak

si Pak ASGP: nanti kapan?!!!!!!

saya berkata : nanti mau ke Wakil Kepala sekolah bidang kesiswaan (atasan bapak masutnya,, terlalu baik bahasa saya... hehe)

si Pak ASGP: kenapa ga ke saya aja?

saya berkata : saya maunya langsung ke Wakasek

si Pak ASGP: klo gtu sini ikut saya..

saya berkata : (dalam hati nich.. kok lagi PEMANTAPAN di ajak keluar kelas??) saya cuekin

hari berikutnya ga tau beberapahari telah berlalu..

si Pak ASGP: Siapa yang belum mengumpulkan kertas perjanjian?
Otomatis sebagai murid yang baik saya ngacung... saya!

si Pak ASGP: Mana kertas perjanjiannya?

saya berkata : saya belum ketemu Wakasek, (kayaknya si Pak ASGP pura-pura ga tau wakasek lagi pada dinas sama kepsek)

si Pak ASGP: ya udah (pasrah sambil menanti saya mengumpulkan perjanjian itu)

------------------------------------------------------------------------------------

datang lah hari dimana para wakasek datang setelah dinas beberapa hari...

Si ibu Kepsek berkata : Dho katanya mau ngomong ya? Ada masalah apa Dho?

BERSAMBUNG



Peraturan sekolah-ku, melanggar sunnah!
Page generated in 0.0060589314 secondsTOP 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia